Friday, November 03, 2006

Mama memarahi papa di belakang sampai papa meneteskan air mata

11) Mama memarahi papa di belakang sampai papa meneteskan air mata
· Di belakang rumah, di dapur mama terus memarahi papa sampai papa meneteskan air mata. Aku tidak tahu menahu permasalahannya dan sangkaanku papa yang bersalah. Aku menambahkan dengan kata "yo lah", "yo lah". Papa jadi semakin sedih. Mama terus memarahi papa sampai papa meneteskan air mata.
· Saat berkunjung ke rumah pasat ma aku mendengar I Lien bilang sama mama. Dia bilang bahwa papa bercerita mama selalu memarahi papa. I Lien bilang tidak boleh selalu memarahi papa. Mendengar kata-kata I Lien itu baru tersadarkan olehku bahwa papa ternyata tidaklah bersalah namun merupakan korban dari sifat mama yang memang suka marah dan perbuatan mama itu yang salah. Aku merasa berdosa terhadap papa karena telah mendukung / memihak mama dan membenarkan pebuatan mama saat mama memarahi papa di belakang dekat meja makan sampai papa menangis. Aku merasa bersalah dan menderita rasa bersalah yang hebat.
Erstelldatum 03/08/00 18:42

0 Comments:

Post a Comment

<< Home